Ar-Rohmah Literacy Club Gelar Pelatihan Menulis untuk Tingkatkan Literasi dan Kreativitas Santri

ARROHMAH.CO.ID — Guna memacu literasi dan kreativitas santri, Ar-Rohmah Literacy Club menggelar pelatihan menulis bertajuk “Dari Literasi ke Inspirasi, Satu Pena, Seribu Makna”, Sabtu (3/10). Berlokasi di kelas XI Soshum 1 SMA Ar-Rohmah Putri Kampus 1, agenda ini menghadirkan editor Gramedia Writing Project, Wienny Siska, sebagai pemateri utama.

Pelatihan ini diikuti oleh santri anggota klub dari kelas X dan XI, serta didampingi sejumlah ustadzah. Selepas pembacaan biografi pemateri oleh Ustadzah Nuraini selaku pembawa acara, Wienny Siska langsung membuka sesi dengan sambutan hangat. Ia menekankan bahwa menulis butuh keberanian untuk menuangkan gagasan—bukan sekadar merangkai kata, melainkan media membagikan pengalaman dan inspirasi kepada sesama.

Belajar Menemukan Ide dari Hal-Hal Sederhana

Memasuki acara inti, Wienny Siska menyampaikan materi mengenai dunia kepenulisan dan cara menuangkan ide menjadi sebuah tulisan. Para santri diajak memahami bahwa ide dapat ditemukan dari berbagai hal yang ada di sekitar kita, mulai dari pengalaman sehari-hari, kejadian sederhana, hingga hal-hal yang menarik perhatian.

Dalam penyampaian materi, para santri juga mendapatkan berbagai tips untuk menulis dengan baik, mengembangkan ide menjadi sebuah tulisan, serta membuat tulisan yang menarik bagi pembaca. Selain itu, pemateri mengajak para santri untuk berani mencoba dan tidak takut melakukan kesalahan dalam proses menulis.

Kegiatan berlangsung secara interaktif. Para santri terlihat antusias menyimak materi. Beberapa peserta juga aktif menjawab pertanyaan dan mengajukan pertanyaan kepada pemateri. Suasana kegiatan semakin menarik ketika pemateri memberikan berbagai contoh dan tips yang dapat langsung diterapkan oleh para peserta.

Tidak hanya menyampaikan materi, Wienny juga mengajak para santri untuk mendapatkan pengalaman baru sekaligus membangun motivasi agar lebih berani menulis dan menghasilkan karya.

Santri Praktik Menulis Cerita Pendek

Kegiatan ini menjadi pengalaman baru bagi para santri untuk belajar lebih dekat mengenai dunia kepenulisan. Selain mendapatkan pengetahuan dan tips dari pemateri, peserta juga diberikan kesempatan untuk mengembangkan ide yang mereka miliki.

Para santri diberikan waktu selama 45 menit untuk menulis sebuah cerita pendek berdasarkan pengalaman yang pernah mereka alami. Terlihat dari ekspresi para santri, mereka begitu serius dan fokus mengerjakan cerpen masing-masing. Sesekali, pemateri berkeliling untuk memantau dan memberikan arahan kepada peserta.

Salah satu peserta, Nafla, mengungkapkan antusiasmenya mengikuti kegiatan tersebut.

“Acaranya seru banget. Dari acara ini kita dapat pelajaran baru tentang menulis sebuah cerita dan menambah pengalaman yang tak terlupakan,” ujar Nafla.

Menulis Bukan Sekadar Menghibur

Kegiatan pelatihan menulis kemudian ditutup dengan pesan dan kesan dari pemateri serta ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti acara.

Di akhir kegiatan, Wienny Siska berpesan kepada para santri agar menjadikan tulisan sebagai karya yang memiliki makna bagi pembacanya.

“Tulisan itu bukan hanya untuk menghibur, tetapi juga harus berkesan bagi para pembaca,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, para santri diharapkan dapat terus mengembangkan ide yang mereka miliki hingga menjadi cerita yang mampu menginspirasi pembaca. Selama mengikuti kegiatan, para peserta mendapatkan ilmu dan pengalaman baru yang dapat diterapkan dalam proses menulis mereka.

Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para santri untuk semakin berani menuangkan ide, mengembangkan kreativitas, dan menghasilkan karya-karya tulisan yang bermakna.

Kontributor: I’lamiyah Ar-Rohmah Putri (Aisyah Riyunda (AyR))
Editor: MWM


Mondok?

— Di Ar-Rohmah Aja..

Ar-Rohmah Islamic Boarding School merupakan institusi pendidikan yang dikelola oleh Yayasan Pendidikan Islam Ar-Rohmah Putri. Berlokasi di Malang Jawa Timur, Ar-Rohmah Putri akan mendidik putra putri anda menjadi generasi yang unggul.

Dengan menerapkan pendidikan berbasis pesantren, lembaga pendidikan ini memadukan aspek intelektual, life skill, dan aspek mental-spiritual. Total terdapat 3 kampus yang terdiri dari Ar-Rohmah Putri IBS, Ar-Rohmah Putri IIBS, dan Ar-Rohmah Tahfizh.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *